de'missing puzzle

Rabu, 30 Desember 2009

Seribu Satu Cara Menyembuhkan Patah Hati [Sok Tau Version]

Nah, postingan kali ini spertinya akan menjadi sesi curcol lagi untuk saya sekaligus menstimulus diri sendiri agar segera bangkit dari keterpurukan akibat patah hati. Hehe..
Okeei..
Kita yg pernah patah hati, tentu tau rasa tidak enaknya, rasa tidak nyamannya, rasa tidak menyenangkan, rasa sedih dan sakit hati tentunya.
Well, memang tidak gampang kalau hati yg sudah menjadi sumber masalahnya.
Kita butuh waktu utk kembali menata hati, utk kemudian bisa tersenyum lagi dan [semoga] bisa jatuh cinta lagi.

And then, disini saya sampaikan beberapa tips menyembuhkan patah hati, tentu saja versi sok tau-nya saya saja dan based on true my own story..hehe..

1. crying, crying and crying..
Kemarahan, kekecewaan dan kesedihan kita akan tercurahkan dgn sempurna dgn menangis sepuasnya. Meskipun dgn resiko mata bengkak dan menyebabkan pemborosan tisue. Tapi, paling tidak kita bisa sdikit lebih lega kan..
2. Shalat dan Berdoa
Ya, karena segala hal yg terjadi dgn kita tidak terlepas dri kehendak Tuhan, maka berserah diri dan berusaha m'ikhlaskannya adalah yg paling baik.
3. Curhat duuunks..
Tapi harus dgn orang yg tepat. Karena kalo ga tepat, yg ada bisa menjadi boomerang bwt kita sendiri.
4. manjakan diri sendiri
Tergantung mana yg lebih mendekati diri kita, mau seharian di salon dgn treatment from head to toe. Atau jalan-jalan wisata kuliner (lupakan sejenak program diet yg menyiksa itu).
5. Shopping
Shop till drop dey pokoknya. Kunjungi butik-butik dan pusat perbelanjaan yg sebelumnya enggan kita masuki (karena terkenal dgn harga barangnya yg selangit). Kemudian belilah barang-barang yg amat sangat ingin kita beli sebelumnya, tpi tidak pernah jdi kita beli hanya karena takut high budget. Anggaplah kita sedang memberi reward terhadap diri kita sendiri.
6. Make over diri sendiri
Yah, ini juga bagus utk meningkatkan self confident. Misalnya potong rambut pendek, hair extension, atau sekedar mengganti warna make up dgn warna yg lebih fresh. Bisa jg mengganti style berbusana kita, apabila selama ini terlalu monoton. Kita bisa bermain warna atau mix and match kostum. Kita bisa menggunakan bantuan dri majalah kecantikan atau browsing di internet utk urusan yg satu ini.
7. menjadi produktif
Nah, ini yg paling bagus. Energi patah hati kita yg sedang meletup-letup dialihkan ke arah yg positif. Tuntaskan pekerjaan tepat waktunya. Dgn kesibukan yg membabi-buta biasanya kita bisa lebih cepat melupakan patah hati.
8. Lakukan hal yg dulu tidak sempat kita lakukan
Ya, mungkin banyak planning kita yg hanya tinggal planning dan tidak sempat terealisasikan ketika kita masih bersamanya. Karena waktu kita hanya tercurah kepadanya, akhirnya kita melewatkan banyak hal. Misalnya, menonton dvd serial korea secara maraton semalam suntuk, atau menuntaskan buku-buku yg ingin kita baca, atau mengunjungi keluarga dan teman lama di luar kota pada akhir pekan.
9. have fun bersama sahabat dan keluarga
Ya, kalau sbelumnya kita lebih bnyak menghabiskan waktu bersamanya, setelah putus kita bisa kembali hang-out dgn sahabat. Sekedar ngupi dan ngerumpi bersama sahabat sampai berkumpul dgn keluarga.
10. berlibur
Setelah mengalami banyak hal buruk, mungkin ada baiknya kita berlibur sejenak. Bisa dgn berlibur ke suatu tempat favorit kita, atau hanya sekedar tidur sepanjang hari dan istirahat total di rumah.
11. Jangan terburu-buru membuang segala hal tentangnya
Selain karena terkesan terlalu mendramatisir, sayang juga kalau kita terburu-buru membuang benda-benda pemberiannya. Toh, tidak menutup kemungkinan suatu hari kita membutuhkan benda-benda tsb. Lumayan kan bisa menghemat pengeluaran..hehe..
Meskipun orangnya sudah tidak bersama kita lagi, toh pemberiannya masih bisa kita manfaatkan loh..(kecuali, dia meminta kembali pemberiannya)
12. Jgn menghapus sms atau nomornya dr Hp kita
Nah, ini juga perlu kita lakukan agar kita tidak terkesan childish. Dan pula, kita hanya putus sebagai pacar, selebihnya kita toh tetap bisa berhubungan baik, diluar konteks pacaran. Orang dewasa yg bijak tentu pasca putus tidak ingin bermusuhan sperti anak SD kan..
Lagipula, mungkin saja kelak suatu hari kita membutuhkan pertolongannya, who knows??
13. berhenti menghubungi dan menemuinya
Hal ini perlu kita lakukan hanya utk sementara waktu loh..sampai kita benar-benar pulih. Tidak lucu kan, kalau kita jadi mewek lagi ketika bertemu dia. Dan menghubunginya kembali, tidak akan meredakan sakit hati. Yg ada kita hanya akan semakin larut dlm kesedihan krn mengingatnya terus-menerus. Tapi stelah kita benar-benar pulih, tidak ada salahnya kita menyambung silaturahmi yg sempat terputus, tentu dgn suasana yg berbeda.
14. bergaul, bergaul dan bergaul.
Perbanyak sahabat, teman, kenalan dan perluas komunitas kita. Mungkin dgn bertemu orang-orang baru, bisa membantu kita melupakannya dan jika beruntung bisa menemukan penggantinya.
Uhm, teman saya yg selalu menghibur ketika saya sedang patah hati (thanks ya ciiin..) pernah bilang ''Kamu hanya harus tau, indahnya jatuh cinta lagi setelah putus cinta''
Well, jatuh cinta stelah putus cinta..kedengaranya sangat menarik yaa..

Dan, ya begitulah beberapa tips dari saya [versi sok tau dan curcol pastinya].
Semoga bermanfaat dey..

Resolusi 2010 ku

Setalah beberapa hari yg lalu, saya menulis kaleidoskop 2009, tampaknya kurang lengkap kalau saya belum menulis tentang resolusi 2010 saya.

So, inilah resolusi 2010 saya..
1. Lebih taat beribadah dan mendekatkan diri dgn Allah.
2. Fokus terhadap pekerjaan, pekerjaan dan pekerjaan.
3. Karena sudah terdaftar sbagai mahasiswi pascasarjana, artinya saya harus lebih semangat lagi dgn status baru ini.
5. harus lebih cermat mengelola keuangan dan menjalankan program iritisasi.
6. Lebih meningkatkan skill di bidang lain, esp. Yg bisa mendatangkan uang..(haha..tampaknya tahun 2010 bwt saya adalah tahun cari uang ney)
7. Lebih memikirkan planning to married
Deuu..secara umur uda ga muda lagi dan mau ga mau, saya harus memikirkan masalah yg satu ini. Pkoknya from a to z nya kudu di-prepare banget dey.
8. bisa punya pacar yg jelas
Hewhee..secara selama tahun 2009, saya belum benar-benar serius dgn satu orang pun. Ketika sudah pengen serius, malah gagal lagi. hwiiiksss...
9. Lebih dekat dgn keluarga
Mengingat 2009 kemarin, saya terlalu sibuk dgn urusan saya sendiri, sehingga hampir tidak punya waktu di rumah.
10. Memperluas komunitas
Uhm, mengingat saya yg cenderung anak rumahan banget (meskipun kalau di rumah, hanya asyik sendiri di kamar) dan rute saya sehari-hari hanya rumah-kantor-rumah. Tampaknya saya harus bergerak dan memperluas komunitas utk meningkatkan aktualisasi diri tentunya.

Nah, resolusi 2010 saya sudah ditetapkan. Semoga bisa benar-benar terwujud dey.
Tapi, dari semua hal di atas, yg paling penting adalah saya harus menjadi orang yg jauh lebih baik lagi dari tahun sebelumnya dgn cara meningkatkan kualitas diri sendiri dalam semua aspek kehidupan saya. Amieeen.

Kaleidoskop 2009 ku..

Karena acara di Tv mulai marak bertemakan kaleidoskop 2009..
saya jd latah ingin membuat kaleidoskop sendiri..hihi..

Ouh, saya rasa ada gunanya jg b'flashback-ria k'beberapa bulan sebelumnya.
Hanya sekedar utk keperluan recording dan menjadikannya pelajaran di tahun-tahun mendatang.
Dan jg utk meninjau kembali, resolusi apa saja yg sudah tercapai, yg belum tercapai dan yg harus dicapai di tahun depan.
Yaaah, dgn kata lain kaleidoskop saya ini lebih untuk keperluan mengenang dan mengevaluasi. hewehe..tampak tidak penting banget yah??

Januari
~ sedang dalam euforia karena mengetahui bahwa nama saya tercantum di koran pengumuman CPNS. Akhirnya bisa memenuhi impian papa slama ini..
~menginjakkan kaki kembali di IPB dgn tujuan legalisir ijazah plus jalan-jalan dan napak tilas di kota yg selalu ngangenin itu.
~ agenda saya dipenuhi dgn seribu satu serba-serbi persiapan menjadi PNS, dari membuat seragam (yg tidak pernah terbayangkan sebelumnya, saya harus mengenakan seragam itu) dan mulai mempelajari kehidupan di dunia pemerintahan ini.

Februari
~ masih berkantor di KPU sembari menunggu SK CPNS dibagikan.
~ sedang tergila-gila dgn french-manicure dan nail art (telat banget yah..)

Maret
~ mulai disibukkan dgn kegiatan Pemilu
~ ouh..mulai stres menghadapi lamaran dua pria sekaligus sementara saya sama sekali blum berpikir utk menikah (busyeet..sok laris bgt deey..)

~ sedang senang memanjakan diri di home spa..hehe

April
~ sedang dilematis ketika atasan di KPU berusaha mempertahankan saya agar tetap disana, sementara saya ingin mencari suasana baru di kantor yg seharusnya saya ditempatkan.
~ Hari-hari terakhir di KPU yg harus banjir-banjir air mata perpisahan (lebaay..)
~ Minggu pertama menginjakkan kaki di kantor baru. Ouww..saya sempat dikerjain abis-abisan dan sbagai pegawai baru, hanya bisa pasrah.

Mei
~ Saya mulai kenal dekat dgn dia..
~ Wacana perjodohan semakin menjadi-jadi. Meskipun tidak pernah benar-benar saya pedulikan, hanya karena dia..hoho..
~ Mulai menghabiskan malam-malam panjang dgn acara telpon-telponan dgn dia
~ Inbox sms pun semakin dipenuhi dgn nama dia.
~ sedang sayang-sayang nya dgn HP baru
~ kembali aktif di dunia maya dgn facebook

~ disibukkan dgn urusan menggemukan badan. Sampai mengkonsumsi susu appeton.

Juni
~ akhirnya saya bisa bersikap tegas utk melepaskan diri dari lamaran-lamaran itu.
~ first Date with him..hoho..
Greenleaf ouh Greenleaf..meskipun sehari sebelumnya saya sempat nonton KCB dgn org lain..ouhh..prestasi hebat tampaknya!

~ menjadi sgt boros..konsumtif dan tidak dapat mengendalikan pengeluaran.

Juli
~ sedang senang-senangnya menikmati fasilitas sbg seorang PNS sperti gaji 13 dsb..
~ mengganti parfum dgn merk lain
~ sudah beradaptasi & nyaman dgn lingkungan kantor baru.
~ kembali tergila-gila dgn perawatan wajah di Natasha setelah vakum bberapa bulan.
~ kisah percintaan yg carut marut..
Menolak beberapa org hanya utk dia (deuuu...) sementara hubungan saya dgn dia sama sekali tidak jelas.
~ mulai bertanya-tanya kenapa saya bgitu sulit menemukan chemistry dgn org lain, sementara dgn dia bisa bgitu mudahnya.

~ berkenalan dgn Auliya Rahmawati melalui facebook..

Agustus (bulan favorit)
~ minggu-minggu pertama dgn gigi yg berbehel
~ merasa sangat senang dgn penampilan baru..hihi..
~ akhirnya saya jadian!!
Nah, jelas kan alasannya kenapa bulan ini menjadi bulan favorit..hehe..
Saya yg waktu itu hampir jadian dgn org lain, gagal karena ntah kenapa tiba-tiba dia datang lagi dlm hidup saya dan menawarkan suatu komitmen yg sgt manis. Seperti dream comes true!
~ menikmati hari-hari pertama bersamanya meskipun harus backstreet.

September
~ bulan puasa dgn nuasa berbeda
~ papa yg mulai jarang antar-jemput saya k'kantor karena tugasnya sudah digantikan oleh dia.
~ utk pertama kalinya diijinkan keluar malam, meskipun hanya utk buka bersama.
~ semangat nasionalisme sdg membara dan ikut gerakan KATAKAN TIDAK PADA MALAYSIA!
~ Lebaran ouh lebaran..
Kebanjiran tamu-tamu special..hihi..

Oktober
~ hubungan saya dgn dia mulai memburuk.
~ sedang tergila-gila dgn lagu-lagu Vierra dan buku-buku Stephanie Meyer.
~ saya mulai dekat lagi dgn seseorang yg pernah dekat sbelum saya jadian dgn dia.
~ mulai di warning mama tntg banyak hal, esp. Tntg jodoh.

~ bersama mama, ikutan Aerobic dan body language.
~ lagi-lagi batal ikut kursus nyetir..hehe

November (bulan patah hati ku)
~ diawali dgn perpisahan saya dgn nya..
~ ulangtahun nya yg sudah saya persiapkan harus gagal dan saya membiarkan dia sendiri di hari ultahnya.
~ hari-hari saya sarat akan kepedihan dan depresi tiada akhir.
~ disaat depresi, justru kebanjiran job Mc di acara ultah anak-anak.

~ sibuk dgn kegilaan menyembuhkan patah hati. Dari potong rambut pendek, shopping gila-gilaan (akhirnya dpt kalung keberuntungan) sampai membolos kerja berhari-hari.
~ tiada hari tanpa m'download lagu patah hati
~ dipertengahan bulan, dia datang lagi dan kami terlibat complicated relationship..aaahhh..

Desember
~ ulangtahun pertama tanpa pacar, meskipun dia tampak sibuk mempersiapkan ultah saya.
~ mantan pacar waktu kuliah dulu akhirnya menikah.
~ saya mengakhiri hubungan yg complicated dgn dia, stelah saya mengalami 'kejadian buruk' itu
~ kembali depresi, bhkan lebih parah dr bulan lalu.
~ memutuskan daftar kuliah S2
~ kembali menulis di blog
~ fase-fase mellow-marshmallow yg blum kunjung usai.

Hoho..tampaknya kaleidoskop ini, lebih tepatnya mnjadi kaleidoskop percintaan saja kali ya..
Abisnya penuh dgn cerita cinta-nya saja..hewhehe..

Selasa, 29 Desember 2009

Tentang Kegilaan Saya terhadap Dunia Baca-Membaca

Upss..tentu saja yg saya maksud disini adalah baca-membaca buku, majalah, dan bahan-bahan bacaan lainya..
Bukan membaca pikiran orang apalagi membaca garis tangan..
Hoho..saya tidak punya kemampuan itu..
Meskipun kadang-kadang saya sangat ingin punya kemampuan semacam itu.


Uhm, ketika ditanya sejak kapan tepatnya saya mulai gemar dan bahkan tergila-gila dengan aktivitas MEMBACA..
Mungkin jawabannya adalah sejak saya bisa membaca, sepertinya saya sudah gemar membaca.

Ya, saya masih ingat ketika saya masih TK dan blum bisa membaca..
Pada waktu itu saya sering kesal sendiri karena saya harus menunggu mama, papa atau abang atau siapa saja yg sudi membacakan cerita untuk saya.

Dan beruntunglah saya, pada zaman saya masih anak-anak, majalah Bobo (majalah pertama saya) dan bacaan lainnya sudah marak beredar..

Saya yg pada waktu itu belum bisa membaca, hanya dapat menikmati gambar-gambar yg melengkapi cerpen atau dongeng atau gambar-gambar pada komik atau cerita bergambar lainnya.

Saya, dgn imajinasi anak-anak saya berkelana menerka-nerka jalan ceritanya hanya dengan melihat gambar demi gambar..
Karena saya belum mampu merangkai huruf demi huruf menjadi kata, apalagi kalimat.

Dan saya sperti mendapat keajaiban yg luar biasa ktika kelas satu SD, saya utk pertama kalinya bisa membaca.
Saking senangnya, sampai tulisan-tulisan di jalanan pun saya baca.
Hewehe..
Sejak saat itu pula, saya menjadi kalap akan bahan bacaan..dan selalu haus akan bacaan.

Dan thanks God, kegilaan saya ini bisa t'akomodir.
Mama saya, yg melihat kehausan anaknya terhadap bahan bacaan, akhirnya mengerti.
Saya diberi kesempatan berlangganan majalah Bobo.
Meskipun stiap hari Kamis (haha..saya masih ingat, hari terbitnya majalah mingguan itu) saya selalu bertengkar dgn abang karena rebutan membaca majalah kelinci itu setiap minggunya.
Sampai akhirnya mama, yg tidak tahan dgn keributan itu terpaksa membeli dua majalah skaligus.

Lalu semakin bertambah usia saya, maka bahan bacaan saya pun semakin 'berat'
Saya mulai tidak puas hanya dgn majalah Bobo, Walt disney, komik anak-anak, dan bacaan anak-anak lainnya.
Saya mulai melahap karya-karya Hilman dgn Lupus-nya, Bubin Lantang dgn Anak-anak mama Alin-nya serta bacaan-bacaan remaja lainnya. Meskipun dilihat dari segi usia harusnya saya sudah cukup puas dgn serial Malory Towers-nya Enid Blyton.
(sampai terobsesi ingin sekolah di boarding school jg karena kebanyakan membaca serial ini hewehe..)

Kemudian 'dahaga membaca' saya dimanjakan dgn bacaan yg ditujukan utk orang dewasa, sperti karya novelis-novelis Lokal sperti Marga T. , Mira W.
Sampai novelis-novelis luar negeri sperti Agatha Christy, Barbara Cartland, Daniele Steel dan John Grisham (dgn The Firm-nya tentu saja). Wew, tampak terlalu berat untuk bacaan anak kelas 5 SD.
Sampai akhirnya perkembangan bahan bacaan mulai pesat, maka bacaan saya pun semakin beragam.
Ketika beranjak SMA, saya mulai tergila-gila dgn Chicken Soup, Chocolate dan bacaan sejenisnya. Saya jg sempat menggandrungi Erich Seagal dgn Love Story dan Oliver Story-nya.
Ya, harus saya akui bahwa masa SMA adalah masa dmna saya sedang menjadi penggemar berat bacaan yg b'genre romantis. Sampai Harlequin pun saya garap. Kalau sekarang siy, melihat cover nya saja, saya geli. Haha..
Dan akhirnya dahaga saya terhdap novel lokal pun terpuaskan dgn kemunculan Dewi Lestari dgn SUPERNOVA-nya (dan, well sejak saat itu pula, saya mengukuhkan diri sbg pembca setia karya mantan istri Marcel Siahaan ini).
Selanjutnya, buku-buku dgn gaya ngePop khas penulis muda dgn balutan cover yg menarik mulai memenuhi rak buku di Gramedia dan Toko buku lainnya.
Pada tahun-tahun itu, karya-karya Djenar Maesa Ayu, Fira Basuki, Clara Ng dan penulis berbakat lainnya mulai menjadi buku paling diminati bnyak org (tidak terkecuali saya).
Sebgai salah satu penikmat karya tulis, tentu saya menyambut antusias perubahan atmosfir ini.
Terlebih lagi saya termasuk kelompok 'omnivora' dlm hal bacaan. Saya melahap semua jenis bahan bacaan.
Saya membaca komik (bhkan sempat tergila-gila dgn serial Salad Days), majalah remaja sampai majalah dewasa, bhkan tabloid gosip selebritis pun saya baca. Saya jg sempat menggilai sastra karya mendiang Pramoedya Ananta Toer, karya Prof.Dr. Sapardi Djoko Damono (Hujan Bulan Juni adalah favorit saya) dan karya terjemahan dri Gibran dan Jalaludin Rumi pun saya baca. Meskipun ketika dipaksa mengurutkan tingkat kesukaan, maka saya akan meletakkan bacaan b'genre detektif dan horor diurutan terakhir. Walaupun saya sempat membaca Sherlock Holmes dan Goosebumps.
Uhm, sejak dibangku kuliah selera bacaan saya mulai berubah lagi. Saya lebih cendrung mencintai fiksi ilmiah dan nonfiksi (apalagi kalau penulisnya adalah orang yg saya kagumi).
Ya, begitulah..
Dunia membaca memang sudah sgt dekat dgn keseharian saya. Meskipun kegilaan saya thdp aktivitas yg berkorelasi positif dgn kerusakan mata ini, kerap kali membuat saya harus merogoh kocek lbh dlm. Karena, ya..sedihnya buku bagus biasanya mahal. Hwiikss..
Tapi saya tetap bersyukur sekali, berkat kegilaan saya dgn dunia membaca banyak hal yg telah saya peroleh dlm hidup ini.
Thanks God..

Senin, 28 Desember 2009

Mellow-Marshmallow Part 2

Uhmm..sebenarnya tulisan ini adalah kelanjutan dari postingan saya yang sebelumnya..yg sempat terputus..
Dan well, sbenarnya juga tulisan sebelumnya itu belum spenuhnya selesai..

Ouuh ya..akan saya lanjutkan..

Kemarin (ya, kemarin!)
Dia menemui saya (lagi)..
Dan saya m'ingkari janji saya sndiri (untuk kesekian kalinya) karena ternyata saya masih jalan berdua dia lagi..

Ahh,ternyata yg saya dapatkan..
Hanyalah sosok labil yg tampaknya sedang mencoba menyakiti hati saya (lagi)
Tidak lagi saya temukan sosok laki-laki visioner-dewasa-bijak-sekaligus berpendirian..

Yg dipundaknya, saya pernah membenamkan kepala dan menemukan ketenangan di pundaknya yang seolah-olah ada efek aromateraphy disana..

Yg melalui matanya, saya sering menerka-nerka apa yg sedang dia pikirkan (walaupun jarang berhasil)
Yang lengan nya, selalu merengkuh kepala saya, stiap saya menangis dan dia membiarkan air mata saya membasahi kemejanya..
Yg punggung tangan kananya, selalui saya ciumi dengan penuh hormat.
Yg ntah bagaimana caranya kami berdua seringkali merasakan bahwa ada semacam koneksi khusus yg menghubungkan kami satu sama lainnya..
Kami yg ntah bagaimana caranya terkadang dapat mengetahui kondisi masing-masing meskipun sudah lost contact..
Seperti ada sesuatu yg mengirimkan pesan tntg dia, kpada saya..bgitu pula sebaliknya..
Sesuatu yg tidak mampu kami jelaskan dengan kata-kata..
Dan sesuatu yg terkadang membuat kami tidak habis pikir dibuatnya..
We are always connected by something..
It sounds amazing,right??

Dan..yeaaaaa...
Akhirnya harus saya sadari bahwa..
Saya sudah tidak lagi menemukan smua itu dalam dirinya..
Dia bukan lagi laki-laki yg saya inginkan to spend my lifetime with..
Dia bukan lagi laki-laki yg bbrpa mggu lalu masih merajuk memohon utk ditemani..dan yg harus saya support ..
Bahkan menjadi 'badut penghibur' pun saya ikhlas demi kebaikan dia.
Demi melihat dia bisa baik-baik lagi..
Demi menyelamatkan dia dari 'rasa tidak nyaman dan tidak menyenangkan' akibat didera rasa sepi dan kehilangan.

Dia bukan lagi laki-laki yh harus saya perjuangkan..

Dan, memang mungkin harus sperti inilah akhir cerita saya dengan dia.
Mungkin, ibaratnya crita ini adalah sbuah sinetron..saat ini adalah episode-episode terakhirnya..
Atau ibarat crita saya ini adalah sbuah novel, mungkin saat ini sudah sampai di bab penghujung yg menandai crita harus sudah berakhir..dan buku harus segera ditutup.

Lalu..dengan berat hati harus saya katakan..
Bahwa hari kemarin adalah hari terakhir kami bertemu sebagai dua orang yg sedang terlibat urusan hati.
Hari tetakhir kami bertemu sebagai dua orang yg pernah saling mengisi.

Ingin sekali saya pastikan,
Bahwa tidak akan pernah ada lagi acara hibur-menghibur satu sama lain.
Tidak akan pernah ada lagi malam-malam panjang yg kami habiskan dgn acara telpon-telponan sampai pagi hanya karena utk saling memastikan bahwa baik saya, maupun dia sudah dalam keadaan baij-baik saja.

Di matanya, saya dapat dikatakan baik-baik saja ketika saya sudah tidak lagi menghabiskan malam-malam panjang saya dengan menangis.
Di mata saya, dia dapat saya katakan baik-baik saja ketika dia sudah mampu memulai ritme hidup normal dan tidak lagi menjadi makhluk nocturnal.

Semua sudah berakhir..benar-benar berakhir..
Dan saya sudah tidak perlu lagi memohon persetujuannya untuk mengakhiri ini.
Saya memutuskan ini sendiri..tpi untuk kebaikan kami berdua.

Semoga saya kuat..dan lebih kuat lagi.
Semoga dia kuat...dan lebih kuat lagi.
Dan semoga di masa-masa mendatang kami berdua bisa saling menemukan kebahagiaan masing-masing meskipun tidak harus bersama.

Dan smoga ini semua ini kelak dapat menjadi pelajaran berharga untuk saya, dan juga untuk dia.

Semoga dia mengerti bahwa saya melakukan ini hanya demi kebaikan bersama.
Dan saya melakukan ini hanya karena saya tidak ingin lagi melihatnya terus-mnerus tersiksa dengan kondisi kami yg spertinya menemui jalan buntu.
Dan saya melakukan ini hanya karena saya sendiri sudah sangat letih dengan semua ini..
Saya ingin dia dan jg saya mulai bergerak melanjutkan hidup masing-masing..
Dan semua ini saya lakukan semata-mata hanya karena ingin menjadikan dia dan juga saya orang yg lebih baik dari sebelumnya.

Dan satu hal lagi yg ingin saya sampaikan,melalui blog ini adalah bahwa..
apapun yg terjadi..saya tetap mencintainya.meskipun sekarang sudah tentu dgn varian cinta yg berbeda, dan saya juga harus sudah bisa m'manage rasa sayang ini k'arah yg berbeda dr sebelumnya.
Tidak perduli sperih apapun hati saya kemarin,saat ini dan bhkan mungkin esok hari akan tetap perih..tapi tetap saya pastikan tidak akan pernah lagi ada kemarahan.
Dan atas nama cinta pula, saya belajar untuk memaafkan nya dan memohon maaf kepadanya...
Love never seems sorry,isn't??
Dan terlepas dri segala hal pahit yg terjadi dengan saya, saya slalu punya keyakinan bhwa ini bukanlah kesalahan dia. Saya tau, dia pun tidak m'inginkan situasi sperti ini.

Saya yakin bahwa ini smua adalah kehendak Tuhan..
Dan sbagai manusia biasa, tidak ada hal lain yg dapat saya lakukan selain m'ikhlaskan smuanya.
Semoga smua ini menjadi sesuatu yg indah, yang ketika suatu saat nanti, saya mngenangnya..maka saya akan mengingat setiap detail nya sambil tersenyum..tidak lagi marah dan menangis.

Yeaaaah...it's all bout my loph story..
Saya tutup tahun ini dgn crita cinta saya yg berakhir pahit..sangat pahit.
Stelah melalui jalan yg berliku..akhirnya pun tetap pahit..(hard to say)
Dan smoga saja dengan berakhirnya thn ini, maka berakhir pula ksedihan saya.amien.

Mellow-marshmallow part I

Well..saya merasa saat ini adalah fase terburuk dalam hidup saya...
Saya merasa sedang dalam posisi titik terendah sepanjang hidup saya..
Sepanjang tahun 2009 ini,khususnya..
Dan lebih tepatnya lagi dlm 'kehidupan percintaan' saya sbenarnya..
Karena yeaah, hidup tidak mlulu about loph,anyway..disamping khidupan percintaan yg brantakan ini toh bagian lain dri kehidupan saya,tetap baik-baik saja..(paling ga,tidak seburuk khidupan percintaan saya..alhamdulillah)..

well,
Sbenarnya saya sudah sangat bosan (bhkan mungkin orang yg mendengar curhatan ato membaca tulisan saya akhir-akhir ini sudah hampir mati bosan dibuat crita ini)..
Saya sudah sangat jenuh..
Dan tentu saja saya sudah teramat sangat letih dengan smua ini..

satu-satu nya alasan saya kenapa masih menulis tentang ini adalah hanya karena ingin menumpahkan smua perasaan saya..ingin melampiaskan smua kekecewaan dan kemarahan saya..(yg tidak jelas harus ditujukan kepada siapa..??)
Meskipun konsekuensinya saya harus menyerah tanpa daya ktika air mata terjun bebas dan saya sama sekali ga mampu m'hentikanya...(hwiiiiiikkksssss...)
Meskipun ktika saya menuliskan ini..harus sdikit kesulitan karena pandangan yg terganggu oleh mata yg tampak berkabut dan sesekali harus diselingi dgn aktivitas m'nempelkan tissue di mata dan hidung..hwhehe..

Tapi saya sengaja menulis tentang ini..Dengan harapan ini adalah terakhir kalinya saya bersedih-sedih..ber'mellow-mellow..karena dia..
dan siapapun yg sempat membaca ini..tolong ingatkan saya..bahwa ini adalah kali terakhir saya menangis karena dia..

Okeeeii..
inilah smua kisah saya tentang dia..
Uhmm..agak bingung harus dimulai drimana..

Ya,ya..
I loph him..really!!
It's the most important point,guys..
Saya mencintainya..teramat sangat mencintainya..
Ini adalah fakta yg tidak pernah bisa saya bantah.
Ini adalah kenyataan yg tidak siapapun bisa mencegahnya..bahkan dia sekalipun,tidak punya hak melarang saya untuk mencintainya..

Dan kemudian..
bukan salah saya..bukan juga salah dia..ketika kami berdua harus berada dalam kondisi 'complicated'..
Kami sudah sepakat untuk tidak bersama lagi..dan membatasi hubungan kami hanya sebagai 'teman biasa'

Lalu apakah salah ketika saya ataupun dia terkadang tidak berdaya dan tersiksa menghadapi masa-masa transisi..dari pacar menjadi teman biasa..
Terlepas dari faktor eksternal, sperti tekanan dari lingkungan..
toh faktor internal dlm hal ini adalah perasaan kami berdua pun tidak mungkin dipungkiri..

Akhirnya harus kami sadari bahwa ternyata..
Yg berubah hanyalah sbuah status..dari in relationship to single..
dan selebihnya tetap sama..perasaan tetap sama..bahkan harus diakui perasaan itu justru semakin menjadi pasca perpisahan..

Banyak hari yg sudah saya habiskan untuk menangisi keadaan ini..
Banyak hal yg sudah saya lakukan untuk tidak berlarut-larut dlm kesedihan..
Banyak teman dan orang-orang terdekat yg telah menghibur dan m'support saya untuk berhenti dan segera keluar dari lingkaran kepedihan ini..

Hubungan sperti ini tidak seharusnya ada..
Berkali-kali kami mencoba memikirkan solusi untuk kami berdua..
Berhari-hari kami mencoba mencari jalan keluar agar semuanya tampak mudah..

Toh,akhirnya kami (sampai hari ini) masih belum bisa menemukan solusi apapun..
Karena yah..
Ini bukan hanya masalah kami berdua..
Tapi juga melibatkan banyak pihak yg tidak ingin kami sakiti..
Melibatkan orang-orang yg paling berarti dalam sejarah hidup kami..

Dan tidak ada seorangpun slain kami berdua yg dapat memahami kondisi ini..
Biarlah orang-orang di luar sana berspekulasi masing-masing..dan biarlah mereka tenggelam dgn pikiran mereka sendiri tntang hubungan kami berdua..

Hei, Saya pikir kisah cinta sperti hanya ada dalam sinetron era 90-an..
Ato hanya ada dalam novel-novel jadul saja..
Ouh..ternyata kisah cinta sperti ini benar-benar ada..

Ya..
Akhirnya saya sadar..
Kalo dia tidak bisa bersikap tegas untuk benar-benar meninggalkan saya dan berhenti menjalani hubungan yg tidak jelas ini..
Maka saya yg harus bersikap tegas..
Mau tidak mau..siap tidak siap..kuat tidak kuat saya harus bisa meninggalkan dia..benar-benar meninggalkan dia..dan mengakhiri smua ini..
(ouuh,tidaaak...memikirkan akan 'benar-benar meninggalkan dia' saja sudah membuat perih hati saya semakin menggila)

Saya tau ini akan sangaaaaaat berat (khususnya buat,saya)
Dan saya tau bahwa dia juga tidak setuju dengan keputusan saya ini..

Tapi sekali lagi..saya tekankan..
Saya sudah sangat letih harus terus-terusan bergumul dengan kepedihan yg sperti tiada akhir nya ini.

Semua tampak menjadi tidak adil untuk saya..
Saya merasa bahwa saya adalah pihak yg paling dirugikan dan disakiti dlm hal ini..
Saya melihat dia adalah sosok yg sangat egois dan sangat labil..
Selalu memohon untuk saya temani karena tidak sanggup sendiri melalui hari-hari berat ini..
Untuk kemudian ketika dia telah menemukan 'orang baru' mungkin saya akan ditinggalkan bgitu saja..
Dia yg Terus-terusan ingin disamping saya..tapi tidak mampu (atau tidak mau) melakukan apapun untuk membuat saya terus disampingnya..
Yah..saya sadar mungkin dimatanya saya adalah orang yg tidak cukup pantas untuk dia pertahankan..

Saya sedih..saya kecewa..saya marah..
tapi saya tetap menyayangi nya sama sperti hari pertama saya menyayanginya..
Tidak ada yg berubah..semua tetap sama..

Betapa pun perihnya hati saya saat ini..
Tidak pernah saya mampu membenci nya..
Tidak pernah saya bisa menyalahkan dia dan m'anggap dia lah yg bertanggungjawab thadap luka di hati saya..

Sabtu, 26 Desember 2009