de'missing puzzle

Senin, 28 Desember 2009

Mellow-Marshmallow Part 2

Uhmm..sebenarnya tulisan ini adalah kelanjutan dari postingan saya yang sebelumnya..yg sempat terputus..
Dan well, sbenarnya juga tulisan sebelumnya itu belum spenuhnya selesai..

Ouuh ya..akan saya lanjutkan..

Kemarin (ya, kemarin!)
Dia menemui saya (lagi)..
Dan saya m'ingkari janji saya sndiri (untuk kesekian kalinya) karena ternyata saya masih jalan berdua dia lagi..

Ahh,ternyata yg saya dapatkan..
Hanyalah sosok labil yg tampaknya sedang mencoba menyakiti hati saya (lagi)
Tidak lagi saya temukan sosok laki-laki visioner-dewasa-bijak-sekaligus berpendirian..

Yg dipundaknya, saya pernah membenamkan kepala dan menemukan ketenangan di pundaknya yang seolah-olah ada efek aromateraphy disana..

Yg melalui matanya, saya sering menerka-nerka apa yg sedang dia pikirkan (walaupun jarang berhasil)
Yang lengan nya, selalu merengkuh kepala saya, stiap saya menangis dan dia membiarkan air mata saya membasahi kemejanya..
Yg punggung tangan kananya, selalui saya ciumi dengan penuh hormat.
Yg ntah bagaimana caranya kami berdua seringkali merasakan bahwa ada semacam koneksi khusus yg menghubungkan kami satu sama lainnya..
Kami yg ntah bagaimana caranya terkadang dapat mengetahui kondisi masing-masing meskipun sudah lost contact..
Seperti ada sesuatu yg mengirimkan pesan tntg dia, kpada saya..bgitu pula sebaliknya..
Sesuatu yg tidak mampu kami jelaskan dengan kata-kata..
Dan sesuatu yg terkadang membuat kami tidak habis pikir dibuatnya..
We are always connected by something..
It sounds amazing,right??

Dan..yeaaaaa...
Akhirnya harus saya sadari bahwa..
Saya sudah tidak lagi menemukan smua itu dalam dirinya..
Dia bukan lagi laki-laki yg saya inginkan to spend my lifetime with..
Dia bukan lagi laki-laki yg bbrpa mggu lalu masih merajuk memohon utk ditemani..dan yg harus saya support ..
Bahkan menjadi 'badut penghibur' pun saya ikhlas demi kebaikan dia.
Demi melihat dia bisa baik-baik lagi..
Demi menyelamatkan dia dari 'rasa tidak nyaman dan tidak menyenangkan' akibat didera rasa sepi dan kehilangan.

Dia bukan lagi laki-laki yh harus saya perjuangkan..

Dan, memang mungkin harus sperti inilah akhir cerita saya dengan dia.
Mungkin, ibaratnya crita ini adalah sbuah sinetron..saat ini adalah episode-episode terakhirnya..
Atau ibarat crita saya ini adalah sbuah novel, mungkin saat ini sudah sampai di bab penghujung yg menandai crita harus sudah berakhir..dan buku harus segera ditutup.

Lalu..dengan berat hati harus saya katakan..
Bahwa hari kemarin adalah hari terakhir kami bertemu sebagai dua orang yg sedang terlibat urusan hati.
Hari tetakhir kami bertemu sebagai dua orang yg pernah saling mengisi.

Ingin sekali saya pastikan,
Bahwa tidak akan pernah ada lagi acara hibur-menghibur satu sama lain.
Tidak akan pernah ada lagi malam-malam panjang yg kami habiskan dgn acara telpon-telponan sampai pagi hanya karena utk saling memastikan bahwa baik saya, maupun dia sudah dalam keadaan baij-baik saja.

Di matanya, saya dapat dikatakan baik-baik saja ketika saya sudah tidak lagi menghabiskan malam-malam panjang saya dengan menangis.
Di mata saya, dia dapat saya katakan baik-baik saja ketika dia sudah mampu memulai ritme hidup normal dan tidak lagi menjadi makhluk nocturnal.

Semua sudah berakhir..benar-benar berakhir..
Dan saya sudah tidak perlu lagi memohon persetujuannya untuk mengakhiri ini.
Saya memutuskan ini sendiri..tpi untuk kebaikan kami berdua.

Semoga saya kuat..dan lebih kuat lagi.
Semoga dia kuat...dan lebih kuat lagi.
Dan semoga di masa-masa mendatang kami berdua bisa saling menemukan kebahagiaan masing-masing meskipun tidak harus bersama.

Dan smoga ini semua ini kelak dapat menjadi pelajaran berharga untuk saya, dan juga untuk dia.

Semoga dia mengerti bahwa saya melakukan ini hanya demi kebaikan bersama.
Dan saya melakukan ini hanya karena saya tidak ingin lagi melihatnya terus-mnerus tersiksa dengan kondisi kami yg spertinya menemui jalan buntu.
Dan saya melakukan ini hanya karena saya sendiri sudah sangat letih dengan semua ini..
Saya ingin dia dan jg saya mulai bergerak melanjutkan hidup masing-masing..
Dan semua ini saya lakukan semata-mata hanya karena ingin menjadikan dia dan juga saya orang yg lebih baik dari sebelumnya.

Dan satu hal lagi yg ingin saya sampaikan,melalui blog ini adalah bahwa..
apapun yg terjadi..saya tetap mencintainya.meskipun sekarang sudah tentu dgn varian cinta yg berbeda, dan saya juga harus sudah bisa m'manage rasa sayang ini k'arah yg berbeda dr sebelumnya.
Tidak perduli sperih apapun hati saya kemarin,saat ini dan bhkan mungkin esok hari akan tetap perih..tapi tetap saya pastikan tidak akan pernah lagi ada kemarahan.
Dan atas nama cinta pula, saya belajar untuk memaafkan nya dan memohon maaf kepadanya...
Love never seems sorry,isn't??
Dan terlepas dri segala hal pahit yg terjadi dengan saya, saya slalu punya keyakinan bhwa ini bukanlah kesalahan dia. Saya tau, dia pun tidak m'inginkan situasi sperti ini.

Saya yakin bahwa ini smua adalah kehendak Tuhan..
Dan sbagai manusia biasa, tidak ada hal lain yg dapat saya lakukan selain m'ikhlaskan smuanya.
Semoga smua ini menjadi sesuatu yg indah, yang ketika suatu saat nanti, saya mngenangnya..maka saya akan mengingat setiap detail nya sambil tersenyum..tidak lagi marah dan menangis.

Yeaaaah...it's all bout my loph story..
Saya tutup tahun ini dgn crita cinta saya yg berakhir pahit..sangat pahit.
Stelah melalui jalan yg berliku..akhirnya pun tetap pahit..(hard to say)
Dan smoga saja dengan berakhirnya thn ini, maka berakhir pula ksedihan saya.amien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar